Kabar membanggakan datang dari seorang pemuda berusia 23 tahun asal Dusun Karang Bawang, Kecamatan Kawunganten, Cilacap bernama Nova Widiyanto.
Pria lulusan SMK jurusan otomotif itu membangun sebuah Start Up Aplikasi Ojek Online, Novadoy Corporation atau yang juga dikenal sebagai Lapak Novadoy (LANO). LANO dirintis oleh Nova sejak tahun 2018 silam, dengan tekad dan konsistensinya sebagai pemuda untuk memberikan kontribusi di kampung halamannya, Kawunganten.

Bagi Nova, membuat start up ini merupakan bentuk pengabdian untuk mengedukasi masyarakat desa dalam persoalan ilmu teknologi dan komunikasi, di saat yang sama juga memberikan mereka lapangan pekerjaan. “Saya termotivasi untuk menjalankan usaha ini karena ingin membantu mengolah SDM masyarakat sekitar, khususnya di Kabupaten Cilacap, sekaligus membantu menurunkan angka pengangguran yang cukup tinggi apalagi di masa pandemi seperti ini,” tuturnya.
Tak sia-sia, dia pun berhasil merilis start up pada 27 Februari 2020 dan telah memiliki sekitar 500 pengguna dan 100 mitra pedagang dan 80 mitra driver sampai hari ini. Untuk tarifnya sendiri, LANO memasang harga yang terjangkau bagi masyarakat desa, yaitu Rp 8 ribu untuk 5 km pertama dan selebihnya Rp 2.300 per km.
Aplikasi LANO saat ini juga masih mencakup 4 kecamatan, yaitu Kawunganten, Bantarsari, GandrungMangu, dan Sidareja. Namun untuk transaksi bisa sampai keluar 4 titik poin itu selama masih di wilayah Kabupaten Cilacap.
Nova mengaku, usaha mandirinya tersebut masih mengalami kekurangan dalam daya manajemen sistem dan pendanaan. Meskipun begitu, dia berharap ke depannya LANO bisa menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan aplikasi LANO bisa mengunduhnya di playstore secara gratis.
